Yogyapos.com (SLEMAN) - Warga dan jamaah maulid memenuhi Lapangan Caturharjo Sleman. Pemerintah Kalurahan Caturharjo menggelar tasyakuran Adeging Kalurahan Caturharjo Kaping 71. Acara dimeriahkan dengan tausiyah dan salawatan yang dipimpin oleh Habib Husein bin Muhammad bin Ahmad Bagaqih.
“Siapa yang masih ingat huruf Hanacaraka, silakan maju. Itu huruf Jawa yang kalau dibedah, kaya akan maknanya. Monggo, silakan maju. Kalau jawabannya benar, saya beri hadiah,” pinta ulama muda yang digemari semua kalangan ini.
Huruf atau aksara Jawa itu, lanjutnya, memuat pesan leluhur. Bagaimana budaya kita tidak luntur kalau dengan bahasa sendiri saja sudah lupa. “Maka mari ajarkan kembali aksara dan bahasa Jawa kepada anak-anak kita sebagai tanda syukur dan terima kasih kita pada leluhur,” tandasnya disela-sela melantunkan lagu pujian pada junjungan Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Adeging Kalurahan Caturharjo ke-71 berlangsung meriah. Selain dimeriahkan dengan pasar malam, juga digelar stan UMKM yang menjual beragam produk penduduk. Warga Caturharjo dan jamaah maulid berdatangan dari berbagai daerah dengan beragam moda dan baru lepas tengah malam mereka pulang.(Iud)
