Yogyapos.com (BANTUL) - Sejak 11 hari menjelang pemungutan suara, Bawaslu Bantul memperketat pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Bantul 2024.
“Penguatan pengawasan dilakukan oleh para pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) berjumlah 1.487 personel,” kata Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nigroho, di Bantul, Sabtu (16/11/2024).
Selain itu, kata dia, Bawaslu juga mengerahkan petugas pengawas desa- kalurahan (PPDK) sebanyak 85 orang, pengawas kecamatan (Pamwascam) sejumlah 17 orang, dan anngota Bawaslu devinitif berjunlah 5 orang.
“Sasaran pengawasan meliputi pelepasan dan pedistribusian logistik pemungutan dan perhitungan suara,” tandas Didik.
Tak kalah penting lagi adalah pengawasan ketat terhadap kemungkinan praktik politik uang (money politic). Selain itu juga pengawasan khusus pada hari tenang selama 24 hingga 26 November dan pengawasan terhadap netralitas para pamong maupun PNS.
Menjawab pertanyaan tentang adanya perusakan alat peraga kampanye (APK) berupa gambar paslon, ketidak netralan seorang dukuh dan guru SMK, Didik menyatakan laporan itu sudah diterima, namun masih didalami oleh Bawaslu. (Spd)
