Gus Hilmy: Perbedaan Waktu Idul Fitri Jangan Dipertentangkan

share on:
Gus Hilmy Muhammad || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) -  Anggota DPD DIY yang juga selaku salah seorang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) Dr H Hilmy Muhammad berharap tidak terjadi konflik jika terjadi perbedaan waktu Hari Raya Idul  Fitri 1444 Hijriyah.

“Dimungkinkan akan terjadi perbedaan tentang waktu Idul Fitri 1444 Hijriyah antara Perserikatan Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama ataupun yang lainnya. Itu hal yang lazim, tidak perlu dipersoalkan dan apalagi menjadi konflik,” tegas Gus wakil rakyat yang akrab disapa Gus Hilmy kepada yogyapos.com, Senin (17/4/2023).

Menurutnya, perbedaan tersebut dapat terjadi dan hal yang biasa. Bahkan juga telah sering terjadi. Penyebabnya adalah karena cara penghitungan untuk menentukannya. Kelompok yang satu berpendapat hilal sudah dapat masuk waktunya Idul Fitri. Sedangkan kelompok yang lainnya berpendapat sudah, namun belum dapat dilihat kasat mata.

“Hari Raya adalah hal yang menggembirakan, menyejukan, menentramkan dan mempersatukan serta merukunkan. Maka kita manfaatkan dan nikmati untuk ke hal-hal yang positif;” sambungnya.

Ia menamabahkan, sesuai dengan kebiasaan dan budaya Indonesia bahwa Idul Fitri juga diisi dengan saling memaafkan. Maka dihaharapkan diisi dengan saling memaafkan melalui silaturahmi ke orangtua, guru, ulama dan sesama.

Idul Fitri harus diyakini dan pasti membawa kebaikan. Maka harus diisi dengan hal-hal yang positif pula. (Spd)

 


share on: