Yogyapos.com (YOGYA) - Kepolisian Resor Kota Yogyakarta menerjunkan ratusan personelnya untuk mengawal pelaksanaan upacara adat Grebeg Syawal 1444 H/Tahun Ehe 1956 yang diadakan oleh Keraton Yogyakarta, Sabtu (22/4/2023).
Secara rutin, Gerebeg Syawal digelar setiap tahunnya bertepatan dengan hari Raya Idul Fitri yang merupakan puncak simbol hajat dalem yang bermakna sebuah bentuk kedermawanan Sultan atau Raja Keraton Yogyakarta kepada rakyatnya. Diikuti lebih kurang 1000 orang peserta, kegiatan dipimpin oleh GBPH. Condrodiningrat.
Kasihumas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharjo SH MH mengatakan pengawalan dipimpin langsung oleh Kapolresta Kombes Pol Saiful Anwar.
“Pada Grebeg tersebut, Sultan berkenan memberikan sedekah berupa makanan dan berbagai hasil bumi yang disusun tinggi seperti gunung,” jelas Timbul.
Pada kesempatan tersebut dipersembahkan tujuh gunungan yang berisi beragam sayuran dan hasil bumi , yakni 3 Gunungan Lanang, 1 Gunungan Wadon, 1 Gunungan Gepak, 1 Gunungan Darat dan 1 Gunungan Pawuhan.

Adapun 10 Bregada Prajurit Kraton yang mengawal jalannya prosesi Grebeg diantaranya Prajurit Wirobraja, Prajurit Dhaeng, Prajurit Patangpuluh, Prajurit Jagakarya, Prajurit Prawiratama, Prajurit Ketanggung, Prajurit Mantrijero, Prajurit Nyutra, Prajurit Bugis, dan Prajurit Surokarsan.
“Pengawalan dimulai dengan tujuh buah gunungan dari Pagelaran Menuju Masjid Gede Kauman,” sebutnya.
Usai didoakan, 5 buah Gunungan diperebutkan oleh warga masyarakat di Masjid Gede Kauman. Satu gunungan dikawal dibawa ke Kepatihan dan satu Gunungan dikawal dibawa ke Puro Pakualaman.
“Seluruh kegiatan kami (Polresta Yogyakarta) kawal yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Yogyakarta,” tandasnya. (Opo)
