Geger! Seorang Pencari Kelapa Meninggal Dunia di Sabo Dam Sungai Krasak

share on:
Korban setelah dievakuasi dari Sabo Dam Sungai Krasak || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (MAGELANG) - Warga Dusun Kromodangsan, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel digegerkan dengan adanya temuan mayat di Sabo Dam Jagang di Sungai Krasak, Salam Magelang pada Sabtu (8/2/2025) pagi. 

Korban diketahui berinisial ASY (32) warga RT 03 RW 18 Dusun Kromodangsan, Lumbungrejo. Penyebab kematian korban diduga lantaran terpeleset saat membawa karung berisi kelapa. Meski demikian Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengetahui peristiwa yang sebenarnya. 

BACA JUGA: Seorang Pekerja Proyek Asal Grobogan Tertabrak Truk, Begini Kondisinya

“Benar telah ditemukan mayat laki-laki berinisial ASY warga Kromodangsan Tempel di Sabo Dam Jagang  Sungai Krasak, TKP-nya masuk wilayah  Magelang Jawa Tengah,” jelas Kapolsek Salam, AKP Darwan kepada yogyapos.com di lokasi.

Darwan mengungkapkan, jazad pertama kali diketahui oleh seorang pemancing asal Dusun Kromodangsan, dirinya curiga dengan keberadaan motor yang terparkir di tepi sungai. Lantas dia turun ke sungai melalui bagunan Sabo Dam sisi timur untuk melakukan aktivitas mancing. 

BACA JUGA: MES DIY Gandeng BPD Syariah Gelar 'Halal CDTS', Ini Tanggal Pelaksanaannya

“Saksi sempat melihat korban akan turun tangga pada bagian Sabo Dam sisi barat dengan membawa karung berisi kelapa, namun sewaktu korban baru turun tangga kurang lebih di tangga kedua, tiba-tiba terpeleset jatuh ke bawah dengan posisi badan tengkurap,” ungkapnya. 

Bangunan Dam Sabo sisi barat terlihat dari sisi timur || YP-Eko Purwono

Menurut keterangan saksi, kata Darwan, korban sudah biasa mencari gogrokan kelapa (kelapa jatuh) di pinggir Sungai Krasak. “Melihat kejadian itu, kemudian saksi memberitahukan warga yang lain, kemudian melaporkan kejadian kepada  etugas kami (Polsek Salam),” sambungnya. 

BACA JUGA: Setelah Dam, Kini Giliran Jembatan Lama Srandakan Jebol

Saat ini petugas sedang menyelidiki penyebab pasti tewasnya korban, usai dievakuasi, korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. 

“Penyebab meninggalnya korban masih dalam penyelidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Dukuh Kromodangsan Arif Yasfani membenarkan bahwa korban tercatat sebagai salah satu warganya. 

“Ya, korban merupakan warga Dusun Kromodangsan, tadi sudah ada serah terima korban kepada keluarga untuk selanjutnya segera kita makamkan,” sebut Arif. (Opo)

 

 

 

 

 


share on: