Yogyapos.com (SLEMAN) - Sadran Agung Kyai Wirajamba merupakan tradisi masyarakat Dusun Gancahan Sidomulyo Godean Sleman dalam memuliakan Kyai Wirajamba. Dia adalah putra Sinuwun Pakubuwono I dan menjadi abdi dalem Pangeran Mangkubumi (Sri Sultan Hamengku Buwono I). Tradisi yang digelar pada bulan Ruwah (Syaban) ini ditandai dengan penggantian langse (kelambu) penutup makam.
Prosesi penggantian langse dimulai dari Masjid Al Huda yang merupakan peninggalan sejarah era awal Kesultanan Yogyakarta, pada Jumat siang (3/3/2023). Dipimpin R Bambang Nursinggih SSn dari Lembaga Kebudayaan Jawa Sekar Pangawikan, prosesi kirab budaya ganti langse berlangsung hikmat dan sakral. Prosesi diikuti oleh pamong Kalurahan Sidomulyo, BPKal Sidomulyo, Pengurus Kalurahan Budaya Sidomulyo dan Pengurus Paguyuban Makam Suruh (PPMS) serta para Dukuh Gancahan.
Langse yang digunakan sebagai pengganti merupakan sumbangan Haryono (Direktur BUMKal Sido Makmur) dan Rustho Busono (Lurah Sidomulyo). Setelah penggantian langse, diikuti dengan doa bersama dan kembul bujana menikmati nasi tumpeng ingkung di serambi makam.
Kepada yogyapos.com Lurah Sidomulyo Rustho Busono menyampaikan, tujuan digelarnya tradisi ganti luwur adalah untuk memuliakan arwah Kyai Wirajamba, para ulama dan leluhur dusun Gancahan. “Harapannya kita bisa meneladani dan meneruskan perjuangan mereka untuk membangun dan memakmurkan Sidomulyo,” pesannya.
Sementara itu fasilitator Kalurahan Budaya Sidomulyo Wahjudi Djaja SS, MPd mengharapkan agar dengan digelarnya Sadran Agung Kyai Wirajamba bisa membangkitkan kesadaran sejarah di kalangan masyarakat untuk tetap guyup rukun membangun dusun.
“Hari ini terasa begitu cerah dan indah setelah beberapa hari Yogyakarta diguyur hujan. Ini bisa dibaca sebagai keberkahan. Bahwa apabila potensi dan anugerah Tuhan dikelola dengan niat ikhlas demi kebaikan akan mendatangkan manfaat dan keberkahan,” tandasnya.
Selain prosesi kirab ganti langse rangkaian Sadran Agung Kyai Wirajamba akan digelar 10-12 Maret 2022. Kegiatan yang akan digelar di Lapangan Sawo Sidomulyo dan area Embung Gagak Suro antara lain Pasar UMKM dan Jamu Tradisional, pentas pelajar, pentas seni tradisi, lomba mewarnai PAUD/TK, pentas musik dan Rampak Gancahan oleh Bengkel Karakter Gancahan dengan sutradara Jujuk Prabowo serta Kirab Budaya Sadran Agung Kyai Wirajamba. (Iud)
