Yogyapos.com (SLEMAN) - Event menjadi salah satu daya tarik Sleman untuk dikunjungi wisatawan. Dalam beberapa kali akhir pekan diselenggarakannya event di destinasi wisata mampu menaikan tingkat hunian hotel yang berada di Sleman.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sleman Aris Herbandang SIP MT kepada yogyapos.com, Jumat (12/8/2022) sore.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pak-pram-membangun-wisata-dengan-pendekatan-rasa-7989
Lebih jauh disampaikan, beberapa hotel bintang 5 sampai bintang 3 justru ada yang tingkat huniannya sampai 100% dan terendah huniannya sekitar 70%. Yang terendah huniannya tidak penuh, imbuhnya, karena jumlah kamarnya sekitar 200-an kamar lebih.
Sampai dengan akhir tahun masih terdapat beberapa event besar yang teragenda di Sleman dan wilayah DIY lainnya. Meskipun untuk kunjungan pada destinasi, keberadaan event tidak begitu berpengaruh dan kecenderungannya masih flat seperti akhir pekan sebelum-sebelumnya.
Mensikapi kondisi tersebut, Herbandang menjelaskan pelaku pariwisata kawasan lereng Merapi tetap optimis. “Untuk menaikan kunjungan wisatawan di Kawasan Wisata Kaliurang, kami menggelar rangkaian kegiatan upacara bendera HUT Ke-77 Republik Indonesia yang akan diikuti oleh 130-an lebih pelaku pariwisata Kaliurang, dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah,” tandasnya.
Harapannya, sambung Herbandang, event bersama ini akan mendapat apresiasi dari masyarakat luas dan sekaligus menjadi media promosi destinasi pariwisata Kaliurang dan Kaliadem. Bertindak sebagai inspektur upacara Plt Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ir Suparmono, MM yang akan mengenakan pakaian daerah Nusa Tenggara Timur. Upacara akan dilaksanakan di destinasi yang relatif baru, yakni Nawang Jagad di daerah Kaliurang Barat.
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-kandipar-bantul--desa-harus-punya-ripparkal--5675
Sementara itu, Rini Wahyu Hestari, pejabat fungsional Adhyatama Kepariwisataan dan Ekraf Dinpar Sleman menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan upacara bendera, dilanjutkan dengan flash mob Tari Badui oleh peserta upacara.
"Tari Badui merupakan salah satu kesenian asli Kabupaten Sleman, yang dalam perform besok dikemas menjadi seni pertujukan yang dapat diikuti oleh semua peserta upacara maupun pengunjung. Penampilan Tari Badui di awali kolaborasi antara Sanggar Tari Kerincing Manis dari Jaban Tridadi Sleman dan Sanggar Sekar Jayashree dari Balangan Karangpakis Wukirsari Cangkringan,” paparnya.
Secara lebih rinci Rini menyampaikan, rangkaian agenda pertama di Nawang Jagad akan dimulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 10.30 WIB, dan akan dilanjutkan dengan penampilan flash mob kedua dan Band Rebo Ngeslow di Kawasan Tlogo PutrI Kaliurang pada pukul 11.30 sampai dengan 13.30 WIB.
Secara terpisah Ketua Forum Masyarakat Kaliurang (Formak), Farchan Hariem menyambut positif kegiatan tersebut. "Event bersama seluruh pemangku kepentingan pariwisata Kaliurang merupakan media bersama dalam mensyukuri kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi momentum para pelaku pariwisata untuk bersama bangkit memulihkan ekonominya,” tandasnya.
Pada kesempatan besok elemen masyarakat khususnya pelaku pariwisata Kaliurang akan mengenakan pakaian daerah. Selain itu, khusus untuk mangayubagyo HUT ke-77 RI pada hari Rabu 17 Agustus 2022, retribusi masuk kawasan Wisata Kaliurang dan Kaliadem di bebaskan retribusinya. (Iud)
