Yogyapos.com (SLEMAN) - Sekretaris Daerah Susmiarto didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Ishadi Zayid membuka Festival Kethoprak yang diinisiasi Dinas Kebudayaan (Kunda Kabudayaan) Sleman, di Gedung Kesenian Sleman, Jumat (22/5/2026).
BACA JUGA: 28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade
Festival kethoprak ini sebagai rangkapan Peringatan Hari Jadi ke-110 Sleman, berlangsung hanya satu hari ini dikuti peserta dari 6 Kapanewon yang ada di wilayah Kabupaten Sleman yakni Pakem, Godean, Sleman, Cangkringan, Gaming dan Turi.
Deki Nugroho, Kepala Bidang Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan Sleman || YP-Agung DP
"Perwakilan festival ini, sesuai yang di petakan dengan potensi dari masing masing Kapanewon. Mudah-mudahan ke depannya bisa diikuti 17 Kapanewon se suai dengan anggaran. Festival ini juga melalui penunjukan dengan melihat Po tensi Kapanewon yang menonjol bidang kethoprak," ungkap, Deki Nugroho Kepala Bidang Adat dan Tradisi Dinas Kebudaya an Sleman kepada yogyapos.com disela-sela acara.
Deki berharap, kethoprak salah satu budaya kita yang berisi nilai-nilai luhur bangsa ini dilestarikan melalui festival. Sehingga semakin berkembang serta bisa diwariskan generasi muda dengan nilai-nilai budaya Jawa.
Pembukaan festival kethoprak ditandai dengan pemukulan keprak || YP-Agung DP
"Kemajuan informasi sekarang ini merupakan tantangan dalam menekan budaya luar. Kita tidak bisa memaksa mereka generasi muda. Tapi paling tidak bisa mewariskan kepada mereka agar mepertahankan budaya kita, sekaliguus memberikan pemahaman, itulah tantangannya," tandasnya.
Diketahui, pemenang festival ini nantinya akan mewakili pada festival serupa di tingkat Provinsi DIY. (Agn)
