Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo membuka Fashion Show ‘Merangkai Cerita Dengan Wastra’ dalam rangka Bantul Craft and Fashion Festival memeriahkan peringatan hari jadi ke-193 Kabupaten Bantul, di Lapangan Paseban, Jumat (2/8/2024) sore.
Joko mengharapkan melalui event ini nantinya ada peningkatan program pemberdayaan kepada para desainer Bantul oleh Pemkab Bantul.
“Setidaknya nanti pengadaan atau pembuatan seragam tradsional di lingkungan Setda Pemekab Bantul akan menggunakan jasa para disainer yang berprestasi pada fashion show kali ini,” kata Joko Purnomo dalam sambutanya.
Tampil bersama || YP-Supardi
Menurutnya, fashion show mempunyai manfaat dalam mengimplementasikan budaya kreatif bagi para desainer dan peserta. Selain itu juga akan mampu mengantarkan ketenaran mereka ke tingkat nasional dan dunia.
“Dengan kesuksesan para desainer, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru untuk menekan angka pengguran dan kemiskinan sekaligus membesarkan usaha desainer,” tandasnya.
Wabup Joko Purnomo saat memberikan sambutan pembukaan || YPSupardi
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Fashion Show yang juga PLH/PLT Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian Dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, Fenti Yushayanti, melaporkan jumlah peserta event ini sekitar 40 orang dari Kepala atau utusan UPD di lingkungan Pemkab Bantul. Jumlah desainer asli Bantul yang dilibatkan mencapai puluhan orang.
“Dalam kesempatan ini diambil 5 desainer sebagai juara 1, 2 dan 3. Selain itu juga juara harapan 1 dan 2. Sedangakan peserta pria akan diambil juara 1,2 dan 3 demikian pula untuk peserta wanitanya,” kata Fenti.
Penampilan grup tari anak memeriahkan acara || YP-Supardi
Dewan juri terdiri Hj Emy Masruroh (Ketua Dekranasda Bantu), Edwin (Ketua Ikatan IWAPI Bantul), Indra Gunawan (Guru Ilmu Busana) dan Festi Yusdhayanti (PLH/PLT DKUKMPP Bantul).
Di sela acara ini peserta yang juga Kabag Umum Pemkab Bantul, Reni Mariastuti dan Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi, mengungkapkan manfaat mengikuti fashion show kali ini meningkatkan keberanian dan percaya diri tampil di hadapan publik, untuk keakraban, hiburan dan rekreasi.
“Selain mitu juga untuk berperan dalam mempromosikan dan memberdayakan produk kreatif UMKM asli asal Bantul, karena busana yagg dikenakan oleh para peserta merupakan produk kreatif asli Bantul,” sambung keduanya.
Sementara kebolehan dan gaya penampilan para peserta banyak ragamnyam Ada yang tetkesan lucu, memukauw dan lincah serta wibawa. Namun pada umumnya memperoleh sambutan meriah dari para penonton.
Acara juga dimeriahkan dengan penampilan fashion show oleh para putra putri Bantul. Selain itu juga dipentaskan tarian tradsional jawa dan kreasi. (Spd)
