Famtrip BBPS Angkat Potensi Parekraf Sleman Barat

share on:
Para peserta Famtrip Sleman 2024 || YP-Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (SLEMAN) - Program kerja Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) tidak saja menggelar beragam event tetapi juga mempromosikan potensi pariwisata.

Peserta Famtrip putaran kedua yang mengusung tema ‘Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sleman Barat’ ini dilepas oleh Ketua BPPS Agung Tris Sasongko Mpar, dari titik start Floating Resto, pada Minggu (7/7/2024) pagi.

BACA JUGA: Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari Dipecat, Presiden Belum Terbitkan Kepres

Para peserta Famtrip sebanyak 20 orang terdiri pelaku usaha wisata, ASITA, PHRI, media dan mahasiswa asing yang tinggal di Yogyakarta, mengunjungi sentra kerajinan bambu di Brajan Sendangagung Minggir Sleman.

Ketua HPI Sleman Moh Iqbal Yusran menjelaskan tentang proses pembuatan beragam jenis kerajinan bambu mulai bahan sampai teknis pembuatan dan pengawetan.

“Para peserta famtrip terutama para mahasiswa asing terlihat antusias mendengar dan menanyakan nama dan teknis pembuatan beragam kerajinan bambu,” katanya.

BACA JUGA: Ke Banyuwangi Tak Lupa Mampir Waroeng Kemarang, Asyik Joget dan Dijamin Kenyang

Selepas dari sentra kerajinan bambu di Brajan, dilanjutkan ke kampung satwa di Kedung Banteng Sumberagung Moyudan Sleman. Mereka disamput langsung oleh pengelola Hanif Kurniawan. Dijelaskan beragam jenis satwa yang ada di Indonesia khususnya reptil dan koleksi binatang yang ada di kampung satwa Kedung Banteng.

BACA JUGA: Sidang Kasus Penyelewengan TKD, Jagabaya Caturtunggal Minta Dibebaskan

Fantrip menjadi meriah karena selain diisi tanya jawab seputar binatang berbisa dan beracun, peserta juga didampingi mengenal lebih dekat tentang satwa dengan mencoba memegang beragam satwa yang selama ini dipandang berbahaya. Para peserta lain terlihat asyik dengan selfie bersama satwa.

BACA JUGA: Kapolda DIY Membuka Pameran 'Bentang Harmoni' di Satlantas Polres Bantul, Dimeriahkan Ketoprak

Setelah puas bermain bersama beragam satwa, para peserta menikmati makan siang dengan nasi megono khas Sleman. Hadir dalam famtrip ini antara lain anggota BPPS seperti Djoko Supriyono, Widhi Kusuma Ramdhani, Widya Sekar Buana, Donny Rahmad, dan Wahjudi Djaja.

BACA JUGA: Kemenag: 376 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Terbanyak Usia Diatas 71 Tahun

Dalam mengangkat potensi Sleman barat, BPPS telah menginisiasi Festival Van der Wijck, Kenduri Jip Nasional, Lomba Fotografi Gamplong dan berbagai pendampingan desa wisata. (Iud)


share on: