Yogyapos.com (SLEMAN) - Empat mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) ikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Karsa Cipta tahun 2023. Keempat mahasiswa tersebut Sharon Ivana Pribadidari Program Studi Arsitektur, Triosepha Diki Saputra dari Program Studi Teknik Sipil, Bryan Matthew Alexander, dan Joseph Krishna Spirita Dharma dari Program Studi Informatika.
Topik yang diajukan bertajuk “Implementasi Thermoelectric Generator sebagai Sumber EnergiTerbarukan pada Konstruksi Facade Secondary Skin Green Building Guna Mewujudkan Sustainable Development Goals 2030” berhasil lolos pendanaan oleh penyelenggara program, Kemdikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.
Latar belakang pengambilan topik tersebut berawal dari keresahan akan pemanasan global yang berdampak buruk bagi keberlangsungan hidup manusia.
“Topik ini menarik perhatian kami karena masalah global warming yang kian memburuk, sementara industri konstruksi merupakan salah satu kontributor emisi karbon terbesar di dunia saat ini. Manusia menghabiskan banyak waktu di dalam bangunan, maka sangat penting untuk mereduksi emisi karbon bangunan secara keseluruhan,” jelas Sharon, Sabtu (8/7/2023).
Rangkaian proses telah dilalui seluruh anggota mulai dari pencarian ide beserta pengembangannya dengan didiskusikan juga oleh Dosen Pembimbing, Anugrah Kusumo Pamosoaji ST MT PhD penyusunan proposal, dan berlanjut pada eksekusi nyata produk setelah lolos pendanaan.
Sharon mengungkapkan perasaannya akan kesiapan mengikuti proses akhir dari PKM. “Kesan saya saat mengetahui telah lolos PKM adalah campuran dari bahagia, panik, dan tertekan karena masih memiliki banyak kewajiban lain yang harus dilaksanakan. Namun juga excited karena akan melanjutkan proyek ini,” ungkap Sharon.
Penggunaan dana yang telah dipercayakan untuk proyek ini akan direalisasikan dengan pembuatan miniaturproduk. Harapan ke depannya, pengaplikasian secara meluas diterapkan pada setiap rumah tangga, sebagaimana juga melaksanakan green action untuk kebaikan bumi.
Pencapaian ini menurut Bryan membawa dampak positif terutama dalam segi kreativitas di tengah status mahasiswa yang giat mencari pengalaman serta haus akan belajar.
“Berani coba aja sih, soalnya juga kan ya emang gak semuanya mulus kan, jadi ya emang sih wajib untuk coba walaupun emang, walaupun masih di posisi kita awam tapi kita masih ada waktu posisi tuk belajar,” tutur Bryan.
Berbagai kesempatan maupun peluang yang ada harus dimaksimalkan untuk dapat menggali dan mematangkan potensi diri pesan yang diberikan oleh Krishna.
“Jangan ragu untuk nyoba, jadi kita semua kan disini sama-sama mahasiswa kita punya kesempatan yang sama, jadi kayak ya kalau kalian bisa ambil kesempatan itu kenapa enggak gitu, jadi kayak istilahnya terus berjuang dan semangat terus,” tambah Krishna. (*/Met)
