Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah dan masyarakat Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul mendukung terwujudnya pembangunan kawasan pantai selatan (Pansel) sebagai terasn DIY, yakni melalui penyediaan wisata edukasi bahari khususnya permainan perahu (kano) bagi wisatawan.
BACA JUGA: Hakim Eman Sulaeman Kabulkan Praperadilan Pegi Setiawan, Penetapan Tersangka Tidak Sah
“Pantai selatan sebagai teras DIY merupakan inisiatif dan dawuh Ngarso Dalem yang juga selaku Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Ini merupakan peluang dan tantangan, maka kami memanfaatkan peluang itu,” kata Lurah Srigading Sanden Bantul, Ir Prabowo Sugondo, saat ekspos dinamika potensi pariwisata bersama Diskominfo Bantul, Rabu (10/7/2024).
BACA JUGA: Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono Terima Penghargaan Pendorong Performa Agraria
Kini terdapat tiga lokasi wisata untuk bermain perahu (kano), yaitu Banyu Aji terletak di Jalan Samas-Yogkarta. Sedangkan Jimbaran dan Pengklik lokasinya berada di Pantai Selatan Samas.
Sederet perahu menanti wisatawan || YP-Supardi
Di area Banyu Aji dan Jimbaran sudah ada beberapa perahu berikut perlengkapannya. Sedangkan untuk Pengklik ini baru saja teralokasikan sejumlah 8 unit kano. Nilainya mencapai sekitar Rp 100.000.000, diperoleh dari Dana Keistimewaan (Danais).
BACA JUGA: Keren Nih, 'Pandawa Mangkal' Segera Beraksi di Empat Kecamatan
Prabowo Sugondo mengungkapkan, pada tahun ini karena sudah menjadi Desa Mandiri Budaya, maka mendapatkan alokasi anggaran Rp 1 miliar. Tetapi diputuskan bahwa dana keistimewaan itu sebisa mungkin juga untuk investasi lainnya baik itu sumber daya manusia maupun investasi fisik.
BACA JUGA: 130 Ribu Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, PPIH Imbau Jemaah di Madinah Utamakan Ziarah Raudhah
Investasi sumber daya manusia itu meliputi pelatihan-pelatihan. Sedangkan yang investasi fisik guna pembangunan fasilitas-fasilitas maupun sarana dan prasarana lainya.
Selanjutnya dari dana Rp 1 miliar Desa Mandiri Budaya ini yang dialokasikan ke Pengklik sekitar Rp 400 juta. Selain itu untuk kegiatan pendukung terdiri dari pelatihan dan lainya empat macam.
BACA JUGA: Lama Tak Manggung, Sunyahni Tampil Menghibur di Panggung Seni TBY
Adapun rehabilitasi sarana prasarana diantaranya berupa pengecatan, fasilitasi alat-alatnya karena pemuda pemudi setempat yang tergabung di dalam kelompok desa wisata ini rencananya akan menggerakan kembali sarana prasarana telah ada untuk kuliner.
“Kuliner tersebut berupa cafe dan angkringan, sehingga saat ini juga telah disediakan fasilitas berupa gazebo di Pengklik,” sambungnya.
Sementara itu, Pengelola Desa Wisata Dewi Lambudi Rejosari Srigading Sanden Bantul, Rizal Archa Wardani, mengatakan pihaknya siap melakukan pelayanan kepada wisatawan.
BACA JUGA: Sekeluarga Terseret Ombak Parangtritis, Tiga Orang Selamat dan Dua Lainnya Tewas
“Saat ini setiap Sabtu dan Minggu kami siap menyediakan layanan kepada wisatawan sejak pukul 07.00 hingga 16.00. Sedangakan hari Senin hingga Jumat pesan layanan terpaksamelalui WhatsApp terlebih dahulu,” kata Rizal.
Rizal menginformasikan, tarif sewa satu kano selama 20 menit untuk dinaiki 2 orang Rp 30.000. Sewa kano per 1 jam untuk 2 penumpang seharga Rp 50.000. (Spd)
