Yogyapos.com (SLEMAN) - Malam pergantian tahun baru 2023, di Kabupaten Sleman diprediksi berpontensi turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, mulai siang atau sore hingga malam hari.
Hal itu diungkapkan Kepala Sta Metrologi Yogyakarta Warjono SSi MKom, saat beraudensi dengan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo beserta jajarannya, di Kantor Bupati Sleman, (30/12/2022).
Warjono menyatakan, curah hujan lebat itu tidak lepas dari posisi Kabupaten Sleman yang berada kawasan bawah Gunung Merapi, tempat yang berpotensi terbentuknya awan. “Saya mengimbau untuk hati-hati, wilayah Turi dan Sleman pada umumnya,” katanya.
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-hujan-dan-angin-kencang-akibatkan-pohon-tumbang-menimpa-rumah--1377
Terkat hal itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengucapkan terima kasih kepada BMKG yang telah memberikan informasi terkait prakiraan cuasa dan prakiraan iklim di Kabupaten Sleman untuk beberapa hari kedepan.
Menurut Kustini ini menjadi acuan serta kesiap siagaan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem yang ada di Kabupaten Sleman.

“Pemkab Sleman siap untuk terus berkomunikasi, berkoordinasi, serta berkolaborasi dengan BMKG terkait cuaca Kabupaten Sleman,” ujarnya.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-sejumlah-bangunan-di-sleman-rusak-berat-akibat-hujan-lebat-8468
Ia juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama yang berada di kawasan lereng Merapi untuk selalu waspada dengan adanya cuaca ekstrem ini. Disamping itu Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman juga telah melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah melalui program Sekolah Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Kepala Sta Klimatologi Mlati Sleman, Reni Kraningtyas SP MSi memprediksi curah hujan tinggi akan terjadi di Sleman hingga seminggu kedepan. Bahkan puncak penghujan akan terjadi di bulan Januari dan Februari 2023. (Agn)
