Yogyapos.com (SLEMAN) – Sebanyak 183 orang mengikuti kegiatan Pelatihan Asah Bilah dan Manajemen Qurban menyambut Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah, di Masjid Sultan Agung Babadan Baru, Kentungan, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (17/5/2026).
BACA JUGA: Rektor UGM Terima Kunjungan Danrem Brigjen Yuniar Dwi Hantono, Ini yang Dibicarakan
Kegiatan diselenggara kan secara kolaboratif oleh berbagai elemen masyarakat dan organisasi keagamaan, melibatkan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kapanewon Depok, Ikatan Muda Mudi Babadan Baru (IKAMABA), Juru Sembelih Halal (JULEHA) Kabupaten Sleman, Takmir Masjid Sultan Agung, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, serta Jaringan Jagal Indonesia. Dalam kegiatan juga menarik perhatian dari luar Sleman.
BACA JUGA: Sukses 'Phoenix Cup #3 2026' P3SI di Lapangan Karanggayam, Ini Daftar Juaranya
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, mengapresiasi seluruh panitia, relawan, dan pemuda Babadan Baru yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Lurah Concat Reno Candra Sangaji saat memberikan pemgarahan || YP-ist
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan teknis, namun juga menjadi bagian dari edukasi umat dalam memperkuat nilai ibadah qurban.
BACA JUGA: Bersama Gus Muwafiq, Ribuan Orang Ikuti 'Sleman Bersholawat' di Lapangan Denggung
“Ini bukan sekadar pelatihan mengasah pisau, tetapi juga bagian dari edukasi umat dan penguatan nilai ibadah qurban,” ungkapnya.
Reno juga menilai tingginya antusi asme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan edukasi qurban seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih menjelang Idul Adha.
BACA JUGA: Perkutut 'Sidomuncul' Beny BK Raih Juara 1 Phoenix Cup #3 2026
Ketua Panitia, Jaka Purnama, menyam paikan rasa syukur atas tingginya antusi asme masyarakat terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan ini menjadi bagi an dari edukasi sekaligus penguatan kapasitas masyarakat dalam menyambut pelaksanaan qurban yang aman, profesional, dan sesuai syariat.
“Peserta datang dari berbagai daerah, bahkan luar DIY. Ini menunjukkan kebutuhan edukasi tentang manajemen qurban dan teknik asah bilah memang sangat besar di tengah masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: 76 Indonesian Downhill 2026 Bergulir Tiga Seri, Bakal Semakin Ekstrem dan Menantang!
Ia menambahkan, pelaksanaan qurban saat ini membutuhkan kesiapan yang lebih baik, baik dari sisi sumber daya manusia, peralatan, maupun tata kelola penyembelihan agar lebih higienis dan profesional.
BACA JUGA: Presiden Prabowo: KDKMP Langkah Strategis Pemerintah Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Rangkaian kegiatan diawali registrasi peserta dan penyerahan pisau untuk diasah, kemudian dilanjutkan pembukaan, foto bersama, ice breaking, hingga pembagian doorprize.
BACA JUGA: Kemah Hizbul Wathan SMA Muhi Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Sosial
Panitia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan qurban yang aman, higienis, profesional, dan sesuai syariat Islam. (Agn)
