Desa Wisata Mlangi Kembali Berbenah, Padukan Potensi Alam dan Budaya

share on:
River Tubing di Desa Wisata Mlangi || YP-Istimewa.

DESA Wisata Mlangi yang terletak di Kalurahan Nogotirto Kapanewon Gamping merupakan sebuah desa wisata yang tersohor dengan potensi wisata religi Masjid Pathok Negoro. Selain itu, desa ini juga memiliki cukup banyak pondok pesantren sehingga disebut sebagai kampung santri.

Namun, berbagai potensi ekonomi kreatif pun banyak dihasilkan dari desa wisata ini yang kemudian dijual diberbagai lokasi wisata lain, bahkan termasuk juga sebagai penyetor berbagai komoditas atau produk umkm yang dijual di kawasan Malioboro.

Koordinator Operasikonal Desa Wisata Mlangi Mugihadi menjelaskan, sekarang ini Mlangi mulai kembali berbenah dan bertekad untuk mulai kembali aktivitas pelayanan desa wisata. Strategi pemasaran yang dilakukan adalah memadukan antara potensi wisata alam dan potensi budaya seperti river tubing, kayak adventure, camping ground, wisata edukasi, wisata budaya, wisata religi, outbound/outing class serta kuliner.

“Belum lama ini, kami mulai membuka lagi aktivitas pelayanan desa wisata, agar bisa kembali bergairah seperti masa sebelumnya,” ujar Mugihadi dalam siaran pers yang diterima yogyapos.com, Senin (5/12/2022).

Mugihadi memaparkan, sekarang ini pihaknya sedang menyiapkan paket wisata yang  akan ditawarkan kepada wisatawan. Paket wisata tersebut meliputi river tubing, kayak, wisata aedukasi bambu, wisata edukasi perikanan, wisata edukasi ekonomi kreatif, wisata edukasi cooking class, wisata edukasi kaligrafi, wisata edukasi morfologi sungai Bedog, wisata edukasi mengenal dunia pondok, wisata edukasi belajar bahasa Arab, wisata edukasi belajar kitab kuning, wisata sejarah Masjid Pathok Negoro dan Kyai Nuriman, wisata budaya Kojan Mlangi, camping, dan permainan outbond.

“Paket ini adalah perpaduan antara wisata alam dan edukasi. Jadi dikemas menjadi satu kesatuan,” jelas Mugihadi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wasita SS MAP mengharapkan agar pihak pengelola mengedepankan kualitas pelayanan kepada wisatawan , sehingga wisatawan yang berkunjung ke desa wisata ini dapat mempunyai kesan yang baik. Jika mereka merasa puas, maka diharapkan mereka akan kembali berkunjung ke desa ini.

“Selain itu diharapkan agar paket layanan yang memanfaatkan aliran sungai Bedog yaitu river tubing dan kayak agar benar-benar diperhatikan dan diutamakan aspek keamanannya, mengingat berkaitan dengan cuaca di musim penghujan ini,” tandas Wasita  (*/SDs)

 

 

 

 


share on: