Dari HUT Manunggal Lestari, KPH Yudanegara Dukung Jadi Agenda Wisata Tahunan

share on:
KPH Yudanegara didampingi Wabup Sleman melakukan pemotongan tumpeng || YP-Wahjudi Djaja

GEROBAK sapi merupakan aset budaya yang bisa diberdayakan untuk kepentingan pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Keberadaan Paguyuban Gerobag Sapi Manunggal Lestari yang berasal dari tujuh kapanewon di Sleman bagian barat perlu dilestarikan dan didukung agar tidak punah.

Demikian benang merah sambutan beberapa pejabat dalam Hari Ulang Tahun ke-9 Paguyuban Gerobag Sapi Manunggal Lestari di Lapangan Keceme Caturharjo Sleman, Minggu (30/10/2022). Lebih dari 150 gerobag sapi datang dari berbagai wilayah seperti Boyolali, Klaten, Kebumen, Purworejo dan Sleman selaku tuan rumah.

“Acara ini bisa dikelola dan dijadikan agenda tahunan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata. Silakan dijadikan agenda rutin dan kami siap membantu dengan memanfaatkan danais,” tandas KPH Yudanegara dalam sambutan singkatnya.

Kepala Bagian Bina Pemerintahan Kalurahan/Kelurahan dan Kapanewon/Kemantren pada Biro Tata Pemerintahan Setda DIY itu hadir bersama istrinya, GKR. Bendoro yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Yogyakarta (BPPD DIY) serta putrinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Yazid SH dalam sambutannya menyampaikan, paguyuban gerobag sapi Manunggal Lestari bisa bekerja sama dengan desa wisata atau destinasi wisata untuk membuat paket wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman menyerahkan doorprize utama senam massal || YP-Wahjudi Djaja

“Gerobag sapi merupakan moda transportasi kuna yang memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat desa. Badan Promosi Pariwisata Sleman siap membantu agar keberadaan wisata gerobag sapi semakin diminati wisatawan. Dengan demikian dampaknya bisa mengangkat perekonomian anggota komunitas, UMKM dan masyarakat,” jelasnya.

Sedang Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa SE kepada yogyapos.com menyampaikan gerobag sapi merupakan salah satu potensi wisata Sleman yang sangat menarik.

“Kita bisa mensinergikan gerobag sapi dengan desa wisata atau destinasi yang ada di Sleman. Dengan kemasan paket wisata yang menarik, saya optimis akan diminati wisatawan yang kini semakin mengarahkan tujuan wisatanya ke suasana pedesaan,” katanya sambil berkeliling mengamati ratusan gerobag sapi yang berjajar rapi.

Dalam laporannya Lurah Caturharjo Agus Sutanto menyampaikan peringatan hari ulang tahun Paguyuban Gerobag Sapi Manunggal Lestari sengaja dibarengkan dengan Porkal dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2022. Sedangkan Ketua Paguyuban Gerobag Sapi Manunggal Lestari Yitno Raharjo meminta agar komunitas gerobag sapi lebih diperhatikan mengingat perannya bagi pengembangan wisata semakin dirasakan.

Hadir dalam acara itu Penewu Sleman Suyanto SSos MM, Sekretaris Dinas Kebudayaan Sleman Arif Marwoto SH MAP, Wahjudi Djaja SS MPd (Badan Promosi Pariwisata Sleman), jajaran Forkompim Kapanewon Sleman dan perangkat Kalurahan Caturharjo. Acara ditandai dengan senam massal dan beragam lomba ketangkasan gerobag sapi. (Iud)

 


share on: