Yogyapos.com (BANTUL) – Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengimbau para stakeholder dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mewujudkan Bantul sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Sehingga masa depan anak-anak kita terjamin kehidupannya, tidak suram.
“Kini tingkatan Bantul sebagai KLA baru sampai pada kriteria ketiga yaitu Nindya dengan nilai 701 hingga 800. Diharapkan segera bisa naik ke tingkatan diatasnya,” kata Bupati saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022, di Pendapa Parasamya Pemkab Bantul, Sabtu (6/8/2022).
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pariwisata-ramah-anak-bergema-dari-goa-selarong--8379
Ia menjelaskan, sesuai ketentuan tingkatan KLA yaitu kesatu Pratama dengan nilai 500 hingga 600. Kedua Madya nilainya 601 hingga 700. Tingkat ke tiga Nindya dengan nilai 701 sampai 800. Tingkat ke empat Utama nilainya 801 hingga 900 dan ke lima KLA nilainya 901 sampai 1.000.
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-warga-kembangsongo-ciptakan-kampung-ramah-anak--6333
“Untuk mencapai jenjang puncak yaitu KLA memerlukan komitmen yang kuat dan kiat bersama dari seluruh lapisan termasuk OPD, ormas, pengusaha, tokoh masyarakat, orang tua dan pendidik,” sambungnya.

Dikatakan, KLA merupakan kebutuhan bagi wilayah untuk mengupayakan pemberian masa depan anak. Tentu kesemuanya tidak ingin dan tega jika masa depan anak-anak kurang menguntungkan atau suram.
Oleh karena itu yang perlu diperbaiki bersama yaitu ketersediaan dan terwujudnya kesehatan, pendidikan dan lingkungan yang sehat dan baik bagi anak.
Dalam kesempatan HAN yang hari H-nya jatuh pada 23 Juli, Bantul pada saat ini juga memperingatinya dengan diisi sejumlah kegiatan diantaranya lomba mewarnai. (Spd)
