BNNK Sleman Tetap Waspada Walau Selama Pandemi Corona Terjadi Penurunan Kasus Narkoba

share on:
Kepala BNNK Sleman, AKBP Siti Alfiah || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Selama pandemi Covid-19, kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Sleman mengalami penurunan 20 persen dibandingkan masa-masa sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNNK Sleman AKBP Siti Alfiah menjawab konfirmasi yogyapos.com, di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2020). Meski demikian pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Kami tidak lantas kendor melakukan pengawasan maupun penyuluhan. Karena yakin para bandar tetap melakukan upaya-upaya peredaran,” tegas Siti Alfiah.

Menurutnya, dari data yang ada bahwa usia terendah pengguna narkoba 10 tahun, sedangkan yang tertinggi 58 tahun. Kenyataan ini menunjukkan penyalahgunaan narkobamenyasar ke anak remaja belia hingga orang dewasa.

Karenanya BNNK Sleman telah membentuk 56 Satgas dari 86 desa yang ada di Sleman. Di sisi lain juga dilakukan program rehablitasi gratis dengan menggunakan BPJS KIS bagi yang tidak mampu. Jika tidak memiliki kartu BPJS bisa dilakukan prabayar sesuai Surat edaran Menkes sejak Januari lalu.

“Intinya kami tidak kendor melakukan fungsi pengawasan maupun edukasi melalui grup WA maupun medsos secara intens,” ujarnya.

Siti Afifah menduga kondisi penurunan penyalahgunaan narkoba bukan berarti mereka insaf, melainkan lantaran masa Covid-19 yang membuat siapa pun sibuk dengan diri sendiri. Di sisi lain juga masih banyak wilayah-wilayah yang melakukan penutupan akses jalan dengan cara akses satu pintu. Sehingga kaki tangan pengedar cenderung malas atau mengalami kesulitan keluar masuk sustu wilayah. (Agung DP)

 


share on: