BIN DIY Gelar Vaksinasi, Menyasar ke Pelajar

share on:
Vaksinasi satu hingga booster di Puskesmas Imogiri 1, Selasa(26/7/2022) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Mengantisipasi munculnya kembali klaster sekolah, maka Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggelar vaksinasi, menyasar pelajar di sejumlah titik lokasi salah satunya di Puskesmas 1 Imogiri Bantul.

Koordinator vaksinasi BIN DIY Wilayah Bantul, Nugroho, menyampaikan hal ini disela-sela pelaksanaan vaksinasi satu hingga booster di Puskesmas Imogiri 1, Selasa(26/7/2022).

“Kami sudah menggelar vaksin pada sekitar Februari-Maret 2022. Ini kembali dilakukan terkait kasus positif Covid-19 yang menimpa salah satu siswa di Sleman, menjadi peringatan agar berhati-hati. Jangan sampai meluas ke daerah lain, hingga muncul kluster sekolah,” kata Nugroho.

Ia menyatakan munculnya kembali Covid-19 kebetulan berbarengan digelarnya kegiatan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru 2022/2023. Bahkan sebagian sekolah sudah menggelar pembelajaran tatap muka 100 persen. Maka pelajar kembali menjadi prioritas sasaran vaksinasi.

Mencegah munculnya kasus Covid-19 di Bantul, BIN DIY berkerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Bantul melakukan vaksinasi massal bagi pelajar. Baik vaksin dosis satu dan dua bagi siswa berusia 6 tahun. Maupun vaksin booster untuk siswa berusia 12 tahun. Agar tercipta kekebalan komunal di sekolah.

Pemberian vaksin booster juga bertujuan memberikan perlindungan dari dalam. Mengingat hanya tersisa dua protokol kesehatan yang masih dapat diterapkan masing-masing memakai masker dan mencuci tangan.

“Sedangkan menjaga jarak dan menghindari kerumunan tidak dapat dihindari. Bertolak dari kondisi ini, vaksin booster dapat menjadi pertahanan dari dalam. Inilah yang menjadi harapan BINDA DIY,” sambunnya.

Dalam kegiatan  kali ini setiap satu kegiatan menargetkan 500 sasaran untuk dosis 1 hingga 3 (boster). Jadi beberapa kigiatan hasilnya diharapkan akan signifikan.

Pengamatan YogyaPos.com, menunjukakan, warga baik yang ber-KTP Bantul dan yang bukan termasuk yang melakukan perjalanan nampak cukup antusias untuk bervaksin.

Yusar Yani Purwaka (35) asal Sragen dan berdomilisi di Imogiri, dan sejumlah warga mengatakan, dirinya menyambut positif adanya vaksinasi ini. “Saya ikut boster tujuannya agar sehat, maka ada kesempatan ya ikut saja,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemida dan Olahraga Bantul, Isdarmoko dan Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi R, menanggapi positif adanya vaksinasi. 

“Harapannya ini bermanfaat untuk upaya pencegahan  penyebaran Covid-19. Dimana di Bantul juga muncul kembali adanya masyarakat yang positif Covid-19 bahkan jumlahnya ada beberapa orang,” kata Agus.

Sementara itu, Wabub Bantul yang juga Ketua Satgas Covid Bantul, Joko Purnomo, pada suatu acara di Bantul Senin (26/7), menyatakan pihaknya memperketat dan kengefektifkan strasing. Adanya vaksinasi berguna membantu pencegahan Covid-19 di masyarakat. (Spd)

 


share on: