Bersama 13 Museum Sleman, Ullen Sentalu Pameran di Semarang

share on:
Pengunjung pameran di stan Museum Ullen Sentalu || YP-Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (SEMARANG) - Selain dalam rangka menyebarluaskan informasi tentang kekayaan ragam warisan budaya masyarakat Indonesia, melalui koleksi-koleksi museum diharapkan pelajar dan masyarakat luas bisa lebih mengenal dan mencintai mengenal jati diri bangsa dan menghargai kebudayaan adiluhung para pendahulu Nusantara.

Berkaitan dengan itu, Dinas Kebudayaan Sleman memfasilitasi 14 museum di Sleman untuk ikut terlibat dalam Pameran Kolaborasi 33 Museum se-Indonesia yang dikemas dalam Prasasti Ranggawarsita 2023. Tema yang diangkat adalah “Merawat Titipan Nusantara” dan dilaksanakan selama lima hari pada tanggal 9-13 Juni 2023 di Museum Jawa Tengah Ranggawarsita.

Pameran dibuka pada Hari Jumat, 9 Juni 2023 pukul 18.30 WIB di Halaman Museum Ranggawarsita yang secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno SE MM. Hadir dalam acara pembukaan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Uswatun Hasanah SPd MPd. dan Kepala Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, Drs Djoko N Witjaksono MA.

Ke-14 museum Sleman yang ikut adalah Ullen Sentalu, Monumen Yogya Kembali, Museum Pendidikan Indonesia UNY, Museum UGM, Museum Lukis Affandi, Kesatuan Pergerakan Wanita, Museum Gempa, Paleoantropologi, Museum Merapi, Serat Holisitik Kehidupan Susilowati Susmono,  Sisa Hartaku, Pancasila Sakti, Geo Teknologi Mineral di UPN, Jogja Waterboom.

Salah satu sudut Museum Ullen Sentalu || YP-Wahjudi Djaja

“Tujuan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayaan) Sleman memfasilitasi Forum Komunikasi Museum Sleman adalah agar semua museum di Sleman lebih luas dikenal masyarakat. Kali ini belum semua museum di Sleman ikut serta pameran. Ke depan Disbud Sleman berencana mengadakan kegiatan yang lebih luas dengan mengakomodir seluruh museum di Sleman agar semakin dikenal masyarakat,” kata Kepala Disbud Sleman, Drs Edi Winarya MSn.

Ditanya yogyapos.com tentang partisipasinya terlibat dalam pameran, Humas sekaligus Kurator Museum Ullen Sentalu, Isti Yunaida SS, menjelaskan, partipasinya dalam pameran agar masyarakat luas semakin mengenal museum. “Bahwa museum adalah bagian hidup kita. Museum itu multifungsi, bisa sebagai tempat healing, sumber inspirasi dan sumber info serta tempat gathering,” tandasnya.

Ullen Sentalu sendiri merupakan akronim dari falsafah Jawa, ulating blencong sejatine tataraning lumaku. Blencong adalah lampu yang biasa digunakan saat pertunjukan wayang dimana masing-masing wayang menggambarkan karakter manusia. Koleksi museum yang terletak di Hargobinangun, Pakem, Sleman ini memang tergolong unik dan dekat dengan peradaban Kerajaan Mataram yang termanifestasikan melalui keberadaan Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman.  (Iud)

 

 

 

 


share on: