Audiensi ke Bupati Bantul, Gus Hilmy Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Sampah Alat Peraga Kampanye

share on:
Suasana audiensi Gus Hilmy disambut Bupati Bantul dan jajarannya yang terkait penngelolaan sampah, Selasa (26/11/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DIY, Dr KH Hilmy Muhammad MA menyatakan keprihatinannya terhadap sampah alat peraga kampanye (APK) Pilkada 2024 yang tata pengelolaanya belum maksimal.

Pernyataan keprihatinan itu diungkapkan oleh Senator yang akrab disapa Gus Hilmy saat berjunjung ke Pemkab Bantul, Selasa (26/11/2024).

Kunjungan Gus Hilmy kali ini memang khusus untuk mencari informasi dan masukan tentang pengelolaan sampah. Ia ditemui oleh Bupati H Abdul Halim Muslih, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bambang Purwadi, Kasat PolPP Jati Bayu Broto dan seorang Asisten Setda Fenti Yusdhayanti.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-bayi-mungil-ditemukan-di-pinggir-jembatan-widuri-15878

“Saya di Komisi II DPD DIY membidangi pertanian, peternakan dan lingkungan hidup. Termasuk didalamnya adalah tentang tata kelola sampah APK Kampanye Pilkada 2024,” ujar Gus Hilmy.

Ia menengarai sampah APK Pilkada 2024 juga menimbulkan masalah, terkait tata kelolanya. Pada Pilpres 2024 nampaknya banyak APK yang pememasangannya tidak mentaati ketentuan sehingga dicabut oleh yang berwenang. Sedangkan pada Pilkada 2024 dimungkinkan pencabutannya tidak segencar Pilpres.

“Maka saya di sini ingin tahu tata kelolanya. Diharapkan ada kemungkinan perbaikan tata kelola di masa mendatang terhadap penanganan sampah, dari hulu (rumah) hingga hilir (Tempqt Pengelolaan Sampah) untuk menjadi barang jadi yang ekonomis,” tambah Gus Hilmy yang juga Pengurus Besar (PB) NU.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-penelusuran-motif-polisi-tembak-polisi-di-markas-polisi-akankah-berkembang-15849

Ia berharap setiap rumah nantinya mampu memilih sampah sesuai dengan masing-masing jenisnya. Petugas pengambil sampah akan lebih enak untuk menjadikannya sebagai komoditas. Pengolah sampah di tenpat pembunagan terahir juga akan lebih mudah dalam memroses sampah untuk dijadikan barang jadi bernilai jual.

“Jika itu dapat dilaksanakan dengan baik, maka keberceceran sampah di sembarang tempat dan menganggu lingkungan maupun kesehatan akan diminimalisir. Hal itu juga sesuai dengan Harapan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku buwono X,” sambungnya.

Merspon hal itu, Bupati Abdul Halim Muslih, mengungkapkan akan meneruskannya kepada Kepala DLH dan Kasat Pol PP agar menjadikan tatakelola sampah di masa mendatang dapat semakin baik.

Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi, mengatakan pengelolaan sampah di Bantul secara umum berjalan baik melalui sejumlah TPST dan yang lainya.

“Salah satu inovasinya bahwa dari TPST Argodadi pada semekitar 45 hari yang lalu telah mulai mengirim gas sampah ke salah satu perusahaan di Cilacap. Nantinya kami akan terus aktif memajukan tata kelola sampah,” ungkapnya.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pelaku-tabrak-lari-lakukan-oral-sex-saat-insiden-kini-ditahan-di-mapolresta-sleman-15795

Sedangakan Kasat Pol PP Bantul Jati Bayu Broto mengatakan, pihaknya telah menertibkan dan melakukan pembersihan APK Polkada Bantul sejak menjelang hari tenang.

“Dalam hal ini kami menindak lanjuti adanya ketentuan dari Bawaslu Bantul selaku yang punya wewenang tentang hal itu,” kata Bayu.
Sampah APK dari hasil operasi pembersihan kini disimpan di Gudang Bawaslu Bantul dan Bawaslu tingkat kecamatan. (Spd)
 


share on: