Atlet Tuna Rungu Besutan Dojang Aditya Wirasena Raih Juara Kompetisi Taekwondo Dunia

share on:
Atlet disabilitas tuna rungu Rayhan Pramadya Firmansyah (6)  mengikuti kejuaraan meraih  juara III dalam kejuaraan poomsae || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Sebanyak 16 atlet Dojang Aditya Wirasena Taekwondo Club menerima medali dari hasil kejuaraan Jogjakarta Taekwondo International Open 2023  yang diselenggarakan pada 14-16 September 2023 di GOR Amongrogo Yogyakarta.

Manager Team Aditya Wirasena, Agung Panca Nugraha mengatakan dalam kompetisi kelas dunia tersebut timnya menerjunkan sejumlah atlet, diantaranya 4 atlet Poomsae dan 12 Atlet Kyourugi Pemula maupun prestasi. 

BACA JUGA: Fakultas Teknik dan Fakultas Teknobiologi UAJY Raih Hibah Program Karya Inovasi Laboran 2023

“Dari 16 atlet, yang sangat istimewa, ada satu atlet disabilitas tuna rungu Rayhan Pramadya Firmansyah yang berusia 6 tahun mengikuti kejuaraan ini. Bahkan anak tersebut mendapatkan juara 3 dalam kejuaraan poomsae,” kata Agung kepada yogyapos.com, Sabtu (23/9/2023).

Event ini, jelas Agung,  diikuti oleh beberapa kota dan dari pulau lain bahkan dari luar negeri. Dojang dilatih oleh Sabeum Zahra, Sabeum Nasywa dan Sabeum Arya tersebut bisa memborong medali berkat latihan terus setiap hari dan atletnya yang selalu bersemangat berlatih.

“Sebanyak 16 atlet mendapatkan 4 emas, 9 perak dan 3 perunggu,” tandasnya.

Selebrasi kemenangan || YP-Ist

Selain torehan prestasi kelas dunia, sebut dia, tim asuhanya pernah merajahi berbagai macam kejuaraan daerah, nasional maupun internasional.

BACA JUGA: Kejari Sleman Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp 10 Miliar

Pihaknya mendorong anak-anak yang berkebutuhan khusus (disabilitas) agar tidak patah semangat untuk berprestasi. “Kita bisa berlatih bersama, berkembang bersama dan berprestasi bersama,” tutur Agung.

Manejemen Dojang Aditya Wirasena terus melakukan inovasi berlatih agar kemampunan atlit semakin berkembang, semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat untuk lebih maju lagi. 

“Dan kami ingin membuat anak-anak yang berkebutuhan khusus  tidak patah semangat untuk berprestasi. Kita bisa berlatih bersama, berkembang bersama dan berprestasi bersama,” ujarnya.

Bahkan Atlet di dojang Aditya Wirasena banyak yang mulai berlatih mulai dari usia 4 tahun. Daripada anak bermain gadget atau melakukan hal yang tidak jelas.

“Alangkah baiknya diarahkan untuk kegiatan yg positif seperti latihan taekwondo di dojang Aditya Wirasena,” tukasnya. (Opo)

 

 

 

 

 

 

 


share on: