Anggota DPR RI H Sukamto SH Sosialisasi 'Gema Cermat' kepada 600 Warga

share on:
Anggota DPR RI H Sukamto SH (kiri) didampingi Eko Dcjoko Widiyatno SH MH CIL caleg PKB Dapil Tegalrejo dan Jetis Kota Yogya || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) – Mengisi masa reses, Anggota DPR RI Dapil DIY, H Sukamto SH menggelar sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) dihadiri 600 anggota masyarakat, di Pendopo Diponegoro Museum Sasana Wiratama Tegalrejo Kota Yogyakarta, Jumat (11/8/2023).

H Sukamto konsen terhadap kesehatan masyarakat, terutama terkait dengan penggunaan obat-obatan yang tepat dan sesuai aturan.

Melansir temuan Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa 50 persen obat-obatan yang dikonsumsi oleh masyarakat dunia diresepkan secara tidak rasional. Sebagian bahkan dikonsumsi berlebihan atau sebaliknya justru kurang, bahkan salah penggunaannya.

Itu sebabnya, politisi PKB DIY yang dikenal dekat dengan konstituen dan masyarakat pada umumnya ini mengajak mereka untuk tidak mengabaikan persoalan tersebut.

“Saya imbau masyarakat jangan menggunakan obat semaunya. Berbahaya, tidak baik bagi kesehatan, bahkan dapat menimbulkan efek yang buruk,” tandasnya dalam acara yang diinisiasi Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Kepada wartawan di sela-sela acara, Sukamto mencontohkan kasus penggunaan obat yang berlebihan sehingga berdampak buruk. Awalnya, ada pasien mengeluh tidak bisa tidur kemudian diberi resep supaya makan obat.

Pertama cukup satu butir. Dirasa tidurnya kurang nyenyak dosisnya dinaikkan sehingga dalam semalam menjadi lima butir. Akhirnya yang bersangkutan kecanduan dan masuk rumah sakit.

Selain itu, Sukamto juga mengingatkan masyarakat jangan mengkonsumsi obat abal-abal atau obat yang tidak jelas, seperti obat penghilang capek atau obat kuat dan sejenisnya.

Menurut dia, kesehatan dan pola hidup sehat harus diperhatikan sebagai yang paling utama. “Barang yang paling berharga di dunia ini adalah sehat. Biar pangkatnya setinggi langit dan kekayaannya luar biasa banyaknya tetapi kalau tidak sehat maka tidak ada artinya. Bandhane akeh nek ora sehat nggak ada artinya,” kata Sukamto saat menyampaikan materinya di hadapan peserta.

Sedangkan perilaku hidup sehat bisa dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan bergizi. Apabila empat sehat lima sempurna tidak bisa karena kerterbatasan ekonomi, minimal harus ada sayur dan buah.

“Kami tidak bisa mengatakan empat sehat lima sempurna karena tidak semua mampu, setiap makan ada susu dan daging. Saya anjurkan untuk makan sayur dan buah, itu penting sekali,” tandasnya.

Narasumber lainnya pada sosialisasi kali ini dari Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan DIY. Mereka mengajak masyarakat agar benar-benar memperhatikan penggunaan obat. Diharapkan Program Gema Cermat mampu dipahami oleh masyarakat secara benar. 

Usai menyampaikan materi, H Sukamto yang pada Pemili 2024 nanti juga meju lagi sebagai Caleg DPR RI kepada yogyapos.com berharap Pemilu 2024 berlangsung kondusif. Kepada para simpatisan dan konstituen diimbau tetap cerdas dalam menentukan pilihannya. “Tentu saya berharap Pemilu berlangsung kondusif,” ujar H Sukamto didampingi putranya, Advokat Eko Djoko Widiyatno SH MH CIL yang juga Caleg PKB Nomor 1 Kota Yogya Dapil Jetis dan Tegalrejo.(*/Met)

 


share on: