Anggaran Pembangunan Jembatan Sanggarahan Rp 6,1 M

share on:
Sejumlah alat berat dikerahkan pada pembangunan jembatan Sanggrahan || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Kementerian PUPR RI saat ini tengah melaksanakan pembangunan jembatan Sanggrahan. Kedepan keberadaan bangunan konstruksi ini diharapkan menjadi jalan alternatif guna mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Ring Road atau Jalan Padjajaran.

Proyek yang didanai APBN senilai kurang lebih Rp 6,1 miliar ini terletak di wilayah Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satker PJN DIY, Julian Situmorang menjelaskan bahwa proyek ini telah dilakukan penandatanganan kontrak kerja pada 15 oktober 2021, dikerjakan oleh kontraktor CV Bejo Lumintu asal Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

“Waktu pelaksanaan proyek Jembatan Sanggrahan sesuai perencanaan yakni 6 bulan, perkiraan selesai bulan April 2022,” terang Julian saat dikonfirmasi yogyapos.com melalui pesan singkatnya, Kamis (9/12/2021).

Soal konstruksi, kata dia, bangunan struktur jembatan menggunakan PCI Grider dengan bentangan jembatan mencapai 30 meter, membentang arah Timur-Barat.

“Panjang jembatan 30 meter, dengan lebar total 9 meter, terdiri selebar 7 meter merupakan badan jalan dan di sisi Utara dan Selatan terdapat trotoar masing-masing selebar 1 meter,” ungkapnya.

Dengan dibangun jembatan Sanggrahan diharapkan bisa menjadi jalur alternatif dan membagi beban lalu lintas di Jalan Ring Road Utara atau Jalan Padjajaran. “Sehingga keberadaannya nanti bisa mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Ring Road,” ujarnya.

Di lokasi lain, imbuh dia, pihaknya juga sedang menggarap pembangunan jembatan gantung Kalijogo di Dusun Karangwetan, Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman.

“Anggaran pembangunan jembatan Kalijogo senilai Rp 3,1miliar,” imbuh dia.  (Opo)

 

 


share on: