Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebuah benda mencurigakan diduga bom ditemukan di loker Masjid Mujahidin kompleks Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Selasa (11/8) pagi sekitar pukul 09.30. Setelah diamankan polisi, benda berupa rangkaian kabel itu dilengkapi kertas karton bertuliskan ancaman bom.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah mengatakan, benda tersebut ditemukan di dalam loker oleh pengurus masjid dan bukan sesuatu yang membahayakan.
“Setelah dibongkar, rangkaian itu terdiri atas kabel charger telepon seluler dan jam digital. Ada pula kertas karton bertuliskan ancaman bom. Semuan barang bukti telah dibawa Tim Inafis untuk ditindaklanjuti. Tadi sudah diidentifikasi penyidik untuk penanganannya,” ungkap AKP Deni.
Terkait ancaman ini sebagai tindakan teror, pihak polisi belum bisa menyimpulkan karena masih dalam penyelidikan. Memintai keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti penguat.
AKP Deni menambahkan, pihaknya juga telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memburu pelaku. “Pelaku belum ada ciri, masih dalam penyelidikan. CCTV di sekitar lokasi banyak. Sudah kami back up semuanya. Mudah-mudahan dari situ bisa kelihatan identitas orang yang meletakkan barang tersebut,” katanya.
Ketua Takmir Masjid Mujahidin Rizky menyatakan, benda tersebut berada dalam tas kain berwarna hitam. Setelah tas itu dibuka, terdapat kertas karton yang bertuliskan, ‘Bom... bila teriak melawan meledak bersama...’. “Ditemukan di loker nomor 108. Setelah dibuka ada jam dan kabel, kemudian juga ada tulisan bernada ancaman. Kemungkinan benda tersebut keberadaannya sudah lama di loker, lantaran dipenuhi sarang laba-laba. Kemudian atas temuan benda mencurigakan tersebut, kami melapor ke Satpam, lalu diteruskan ke aparat Polres Sleman,” ujar Rizky. (Fadholy)
