Alhamdulillah Berkesempatan Ibadah di Raudhan, Kini Dibatasi

share on:
Jamaah umroh dari penjuru dunia mengunjungi Raudhah di komplek Masjid Nabawi || YP-Eko Purwono

KESEMPATAN bisa mengunjungi dan beribadah di Raudhah yang berada di dalam komplek Masjid Nabawi Madinah menjadi jujukan setiap muslim dari seluruh penjuru dunia, baik jamaah umroh maupun jamaah haji. Umat Islam percaya di lokasi ini adalah tempat yang mustajab untuk berdoa.

Raudhah, yakni suatu tempat yang berada di antara mimbar dan rumah yang saat ini menjadi makam Muhammad SAW. Tempat ini selalu digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk melakukan shalat sampai akhir hayat beliau. Raudhah adalah tanah surga yang ada di bumi,  umat Islam percaya bahwa Raudhah adalah tempat yang mustajab untuk berdoa.

BACA JUGA: Debat Cawapres 2024, Muncul Perilaku yang Melampaui Filosofi Kepemimpinan Jawa

Alhamdulillah, pada bulan November 2023 lalu saya bersama rombongan umroh PT Baitullah Tiga Kharisma (Batik) Travel yang berkantor di Kabupaten Sleman dapat mewujudkannya. 

Berdesakan menuju Raudhan || YP-Eko Purwono

Dimulai kami berjalan dari tempat penginapan kami di Concorde Dar Al Khair menuju Masjid Nabawi yang berjarak kurang lebih 400 meter. Setelah menjalankan sholat Subuh, melalui antrian yang cukup panjang kami mulai menuju tempat terhormat tersebut.

BACA JUGA: Dugaan Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Sleman Sudah Lakukan Pemanggilan terhadap Terlapor

Seluruh tidak diperkenankan memakai alas kaki saat masuk area Raudhah, lalu alas kaki saya masukkan dalam tas yang telah saya persiapkan sebelumnya, nampak para petugas atau Askar membagikan tas -tas kresek untuk dibagikan kepada jamaah yang tidak membawa tempat alas kaki.

Diantara penjagaan askar-askar atau tentara penjaga masjid Nabawi yang berbadan tegap besar, diantara jamaah umroh yang tumpek blek dari seantero jagat, kami diberikan kesempatan untuk beribadah di tempat yang mulia tersebut setelah melalui tahap pemeriksaan.

Meski belum sempat menjalankan ibadah sholat lantaran berjubelnya jamaah, namun saya menyempatkan terus melantunkan doa-doa sepanjang langkah di sekitar Raudhah hingga menuju pintu keluar. 

BACA JUGA: Fariji Dawuh Rilis Mini Album 'RI5' di Pasar Lagu Indonesia

Kami mendapatkan bimbingan dan pendampingan dari Uztadz Setyawan dan Uztadz Kilat Sambudi. Sayangnya kesempatan berada di dalam Raudhah sangat dibatasi. Sekitar 10 menit kami berada di dalam.

Di depan raudhah || YP-Eko Purwono

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, kini Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah mulai menerapkan aturan terbaru terkait Raudhah di Masjid Nabawi pada 

Sabtu (23/12/2023), yakni hanya bisa dikunjungi jemaah haji atau umrah hanya sekali dalam satu tahun, bahwa izin kunjungan ke tempat yang dihormati ini dikeluarkan setiap 365 hari.

Seperti dikutip dari Gulf News pada Minggu (24/12/2023), jemaah yang ingin mengunjungi dan berdoa di Raudhah harus mendapatkan izin resmi sebelum kedatangan. (Eko Purwono)

 

 

 


share on: