Afnan-Singgih Siap Jaga Keberagaman Kota Yogyakarta

share on:
Paslon Afnan-Singgih bersama pengurus PSI Kota Yogya || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Yogyakarta Afnan Hadikusumo dan Singgih Raharjo akan memperjuangkan hak-hak yang setara bagi warga Kota Yogyakarta dari semua agama tanpa memiliah-milah.

Paslon Afnan-Singgih paham bahwa Kota Yogyakarta adalah miniatur Indonesia yang penuh keberagaman. Maka, penyikapan kepala daerah yang adil, tidak dholim, mutlak dikedepankan. Afnan-Singgih memberi tekanan penting bahwa Indonesia, termasuk Yogyakarta, dibangun dengan modal dasar keberagaman dari banyak aspek, mulai dari suku, bahasa, bangsa, agama, dan lainnya.

“Para guru agama non-muslim akan kami perjuangkan hak dan kewajibannya hingga mereka bisa menjalani profesinya dengan baik, aman, nyaman, dan sejahtera,” kata Afnan, di De Nany Resto, Selasa (5/11) siang.

Temu Silaturahmi antara Para Pendeta dan Aktivis Gereja Kristen Protestan dengan paslon Walikota – Wakil Walikota Yogyakarta 2024-2029 M Afnan Hadikusumo dan Singgih Raharjo juga dihadiri kader dan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Yogyakarta. Juga, tampak hadir petugas Panwas Pilkada Kota Yogyakarta. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, cair, tidak terlalu formal, penuh keakraban, dan meriah.

Pertemuan yang diinisiasi oleh PSI Kota Yogyakarta sebagai partai pengusung paslon Afnan-Singgih, serta Gerindra, Golkar, PPP, PKB, dan lainnya. Hadir dalam pertemuan itu lebih dari 50 orang pendeta Kristen dan aktivis gereja dari berbagai organisasi. Mereka berdialog dengan penuh kehangatan meski dalam perbedaan, dengan tamu mereka, Afnan dan Singgih, keduanya muslim yang taat. Afnan bahkan merupakan tokoh dari "darah biru" Muhammadiyah karena kakeknya, Ki Bagus Hadikusumo adalah Ketua Umum Muhammadiyah pada dasawarsa 1950-an. Hal itu tak mengurangi atmosfir keakraban dalam ruangan tersebut.

Denny Irawan SH selaku Ketua DPD PSI Kota Yogyakarta mengatakan, pertemuan silaturahmi penting maknanya bagi para pemuka agama dan tokoh gereja untuk mengenal secara langsung figur Afnan Hadikusumo dan Singgih Raharjo.

“SIlaturahmi ini penting maknanya. Di antara warga Yogya barangkali selama ini ada yang menarasikan kedua tokoh tersebut dengan perspektif yang tidak benar. Misalnya, tentang dugaan personality Pak Afnan-Singgih yang kaku kepada umat non-muslim. Nyatanya, setelah terjadi dialog dan komunikasi tanya-jawab akhirnya menjadi clear dan jelas bahwa Pak Afnan dan Pak Singgih menjadi pilihan yang pas dan tepat bagi seluruh peserta yang hadir dalam acara tersebut,” cetus Denny. (R. Toto Sugiharto)


share on: