Ada yang Berboncengan, Tour de Merapi 2022 Tembus 500 Peserta Berakhir di Ekowisata Pancoh

share on:
Peserta Tour de Merapi 2022 siap bergerak dari Lapangan Pemkab Sleman || Wahjudi Djaja

SETELAH sempat terkendala karena pandemi Covid-19 Tour de Merapi kembali digelar Dinas Pariwisata Sleman. Ratusan peserta mengikuti event yang ke-17 ini. Kebanyakan mereka berboncengan sehingga melibatkan lebih dari 500 orang pecinta touring menyusuri beragam destinasi wisata di Kabupaten Sleman, Minggu (16/10/2022).

“Latar belakang Tour de Merapi 2022 ini adalah dalam rangka mempromosikan potensi pariwisata di Kabupaten Sleman dan menggeliatkan kunjungan wisata di Sleman bagian barat. Karena sebagai penyangga pangan DIY posisi pariwisata Sleman barat masih tertinggal dibanding Sleman timur maupun utara,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Yazid, SH di desa wisata Pancoh, Girikerto Turi.

Pengundian pemenang Tour de Merapi 2022 oleh Kadispar Sleman di Ekowisata Pancoh || Wahjudi Djaja

Selain untuk membangkitkan sektor ekomoni Sleman, lanjutnya, Tour de Merapi juga dimaksudkan untuk meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata setelah pandemi dan memperkenalkan destinasi wisata di Sleman barat. 

Sementara itu Asisten Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Budiharjo MSi mengapresiasi koordinasi dan kolaborasi kepanitiaan yang semakin baik. “Tentu ini tidak hanya sebatas rutinitas program Dinas Pariwisata tahunan belaka. Namun dari tahun ke tahun mempunyai tujuan yang spesifik,” harapnya.

Bupati Sleman Dra Kustini Sri Purnomo dalam sambutan singkatnya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan Dinas Pariwisata. “Saya berharap agar para rider yang hadir di sini menjadi agen promosi untuk pariwisata di Kabupaten Sleman. Ada dua presiden yang disampaikan Presiden kemarin yaitu meningkatkan ekonomi dan pariwisata. Untuk menurunkan angka kemiskinan di Sleman, kita bisa menggiatkan pariwisata di desa-desa,” paparnya.

Tour de Merapi 2022 dilepas Bupati Sleman di Lapangan Pemkab Sleman pukul 07.00. Peserta yang terbagi dalam dua kloter, harus singgah di lima pos destinasi yakni Wanarahayu, Watu Jagal, Kopi Sor Mindi, Jembatan Suropanggah Turgo, Kopi Merapi, Wana Jonggol dan finish di Ekowisata Pancoh.

Event yang merupakan kolaborasi Dinas Pariwisata Sleman dengan beberapa sponsor seperti Hydrococo & HC1000, PHRI Sleman, BPD Sleman, Bumi Putera, Bank Sleman, PT TWC, Water Boom Jogja dll ini diharapkan lebih mengedepankan aspek wisatanya. Setidaknya itu disampaikan Donny Rahmat dari Badan Promosi Pariwisata Sleman.

“Mungkin tidak perlu terlalu banyak pos yang harus dilalui, sehingga peserta tidak terburu-buru atau kebut-kebutan, bisa lebih santai dan bisa menikmati suasana destinasi lebih nyaman,” tandasnya.  (Iud)

 


share on: