4 Mei, 107.085 Mobil Bergerak Menuju Sleman

share on:
Jalur Sleman UtaraWatuPurba-Kaliurang padat tapi Lalu Lintas lancar || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Dinas Perhubungan Sleman menerapkan Magement Lalu Lintas untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di ruas-ruas jalan strategis, termasuk jalur-jalur menuju obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.

“Kami terapkan management lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan pada ruas ruas jalan setrategis menuju obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan,” ungkap Kepala Perhubungan Sleman Arip Pramana dalam pers rilisnya bersama Dispar, Sabtu (7/5/2022).

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-sakral-hidupkan-budaya-agraris-petani-bintaran-gelar-adat-metik-pari-9648

Arip Pramana menjelaskan, pada wilayah Sleman barat, utara dan timur sudah disiapkan petunjuk-petunjuk arah melalui jalan alternatif untuk mengurangi kepadatan ruas-ruas jalan utama. Upaya ini untuk memberikan kenyamanan bagi para pelaku perjalanan jika ingin singgah di obyek-obyek wisata di sekitar jalan yang dilalui.

Ia juga menyampaikan, arus masuk kendaraan di DIY mengalami puncaknya pada Rabu 4 Mei mencapai 107.085 kendaraan dan kendaraan keluar sebanyak 88.431. Pada Kamis kendaraan masuk sejumlah 76.233 kendaraan dan ini mengalami penurunan dengan jumlah kendaraan keluar 64.352 kendaraan. Dengan demikian, lanjut Arip, jumlah kendaraan yang masuk dan keluar berdasarkan pemantuan selama 3 hari masih tinggi kendaraan yang masuk.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kolonel-sus-yuto-nugroho-ajak-siswa-smpn-1-waru-sidoarjo-kesan-dan-pesan-muspudirla-9663

Sedangkan pemantuan di lapangan secara umum jalur-jalur wisata seperti Breksi-Candi Ijo-Obelix Hiils daerah Sleman Timur. Watu Purba-Kaliurang- Kaliadem daerah Sleman Utara. Studio Alam Gamplong-Kampung Nglarang Godean (kuliner dan rafting/kano)-Watu Jagal daerah Sleman Barat rata-rata lalu lintas padat lancar.Dan secara umum kepadatan lalu lintas sekitar 30 sampai 60 % dibanding hari biasa. (*/Agn)


share on: