31 Siswa Kelas XII SMA Muhi Yogya Ikuti Wisuda Rahfidz

share on:
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Drs H Herynugroho MPd bersama para wisudawan kelas XII || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 (SMA Muhi) Yogyakarta mengikuti acara Wisuda Akbar Tahfidzul Qur’an yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta, di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Minggu (11/5/2025).

SMA Muhi Yogyakarta menjadi sekolah dengan wisudawan terbanyak, yakni 31 siswa dari 137 peserta didik kelas VI SD, IX SMP, dan XII SMA Muhammadiyah di lingkungan Kota Yogyakarta.

BACA JUGA: Merti Kampung Jogokariyan Dihadiri Walikota Hasto Wardoyo

Kegiatan ini mengusung tema ‘Membumikan Al Qur’an untuk Membangun Generasi Qur’ani sebagai Ikhtiar Menyelamatkan Semesta’ eserta yang diwisuda minimal harus hafal Al-Qur’an minimal 2 juz. Muhammad Fauzan Alhakim dari SMA Muhi Yogya sekaligus mujanib pesantren As Sakinah menjadi wisudawan terbaik dengan telah menghafal 30 juz Al-Qur’an. 

BACA JUGA: Zacky dan Keisha Terpilih Dimas Diajeng Sleman 2025

Ketua PDM Kota Yogyakarta, H Aris Madani SPdI mengatakan antara lain kegiatan bertujuan menghasilkan alumni hafidz dan hafidzah dari pendidikan dasar dan menengah Muhammadiyah Kota Yogyakarta. “Memberikan sertifikat atau syahadah tahfidz kepada siswa kelas akhir yang dapat digunakannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” papar Aris Madani.

Aris berpesan kepada para wisuda tahfidz, agar terus menghasilkan prestasi-prestasi terbaik lainnya. Jangan berhenti berproses dan berlatih..

BACA JUGA: Akhlak Islami dalam Praktik Kedokteran

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Drs H Herynugroho MPd menyatakan keberhasilan SMA Muhi sebagai penyumbang lulusan tahfidz terbanyak ini adalah hasil kerja keras seluruh pihak. Menurutnya mayoritas lulusan tahfidz ini merupakan para mujanib asrama As-Sakinah yang selama 3 tahun sudah digembleng berbagai program di asrama.

“Lulusan asrama As-Sakinah juga berprestasi di bidang akademik. Al-Qur’an turunnya tidak semuanya per surat, tapi juga bisa pisah-pisah. Namun, Al-Qur’an bisa di susun sedemikian rupa. Karena Al-Qur’an bersifat tauqifi (penyusunannya dituntun langsung oleh Allah),” tegasnya.

BACA JUGA: Sekolah Rakyat Segera Dibuka, Wamensos Kunjungi Calon Siswa di Bantul

Wakil Kepala Bidang ISMUBA SMA MuhiYogyakarta Isnanto Widi Putranto MPdI, mengatakan peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang terpilih untuk diwisuda telah melewati 3 proses kualifikasi dan standarisasi, yakni: 1. Sekolah menunjuk tim untuk melakukan sosialisasi, menyeleksi, dan memverifikasi peserta didik yang hafidz; 2. Tim melakukan verifikasi kebenaran dan kualitas hafalan peserta didik untuk kemudian ditentukan dan diajukan namanya ke tim tahfidz PDM; 3. Tim tahfidz PDM akan memverifikasi hafalan dan kemudian menentukan nama-nama peserta didik yang berhak mendapatkan syahadah/sertifikat.

BACA JUGA: GRIB DIY Solid, Djoko: Taati Hukum dan Tingkatkan Peran Sosial

Peserta didik SMA Muhi yang mengikuti wisuda ini telah memiliki hafalan terbanyak antara 1-30 juz. Muhammad Fauzan Alhakim menjadi hafizah terbaik dari SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dengan total hafalan 30 juz.

“Sebelum kegiatan wisuda ini dilaksanakan, seluruh peserta telah lolos seleksi hafalan yang dilakukan oleh pihak sekolah dan Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) PDM Kota Yogyakarta,” papar Isnanto. (*/Red)

 


share on: