Yogyapos.com (SLEMAN) - Festival Hadroh se-DIY dan Jateng dalam rangka Harlah Imjat ke-VII digelar di Pondok Pesantren Sunan Ampel, Banjeng, Maguwoharjo, Depok Sleman, Minggu (27/10/2024).
Rumsiati salah satu panitia mengatakan, kompetensi hadroh se-DIY -Jateng ini mengusung tema ‘Imjat Membumikan Sholawat Membentuk Insan Beradab dan Bermartabat’ dengan tujuan berkesenian islami juga sebagai siar dengan lagu-lagu sholawatan, sekaligus ajang silaturahmi antar kelompok hadroh.
“Dengan festival ini kita bisa merekrut kelompok hadroh di DIY, bahkan Jawa Tengah, kita tetap menjalin silaturahmi selama ini, Alhamdulillah acara ini berjalan lancar dan mendapatkan support luar biasa,” tutur Rusmiati.
Menurut dia, penyelenggaraan festival telah berlangsung yang ke-7, lokasinya ditentukan secara bergilir, seperti di Condongcatur dan Maguwoharjo Kapanewon Depok, peserta 15 grup," imbuhnya.
Saifudin Alfatah selaku koordinator juri menjelaskan, materi yang dinilai terdiri ketepatan waktu dan kualitas vokal, kekompakan, keseimbangan dan kreatifitas termasuk penampilan dan kostum. Peserta dibuka untuk umum bukan hanya kalangan santri saja.
“Masing-masing grup terdiri 15 orang, selain dari Jogja, peserta juga datang dari Magelang, kepada para pemenang berhak atas tropi, piagam dan uang pembinaan,” sebut.
Pengasuh Ponpes Sunan Ampel, Nurkolis mengungkapkan dengan kontes hadroh diharapkan dapat meningkatkan keimanan kepada Allah SWT dan menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta sebagai media siar agama Islam.
Pengasuh Ponpes Sunan Ampel, Nurkolis || YP-Eko Purwono
“Makna yang terdapat dalam simbol-simbol kesenian hadroh yakni kecintaan kepada Rasul SAW karena kegiatan hadroh memuat shalawat kepada Nabi Muhammad SAW,” ungkap Nurkolis.
Febi Amalia, perwakilan grup hadroh Syifaul Qolbi Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Sleman mengatakan dalam mengikuti kompetisi hadroh pihaknya berupaya menampilkan performa terbaik, karena itu latihan rutin selalu digelar.
“Kami lakukan sejumlah persiapan sebelum mengikuti lomba, kita latihan dia kali sehari,” kata Febi. (Opo)
