11 Anggota Geng MGK Diringkus Polisi

share on:
Para tersangka digiring ditahan di Mapolres Sleman || YP/Ist  

Yogyapos.com (SLEMAN)  -  Sebanyak 11 remaja berstatus pelajar yang merupakan komplotan geng sekolah berhasil diringkus aparat Satreskrim Polres Sleman pada Sabtu (15/2) malam. Mereka adalah R (20), Z (18), FTA (17), DAP (17), FAI (19), DS (17), PIS (17), AG (19), AR (16), YN (20) dan FYK (22). Komplotan ini pernah melakukan aksi pembacokan di wilayah Bantul yang menimpa korban seorang mahasiswa warga Baturetno Bantul.

Wakapolres Sleman Kompol Akbar Bantilan dalam rilis kasus Minggu (16/2) mengatakan, penangkapan komplotan geng ini berawal saat petugas melakukan patroli kamtibmas di Jalan Kabupaten Sleman. “Petugas kami berpapasan dengan 4 motor berboncengan yang mengendarai motor secara ugal-ugalan. Lalu dilakukan pengejaran dan berhasil meringkus mereka. Dari 8 remaja tersebut kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil meringkus 3 rekannya yang lain. Jadi total ada 11 yang kami amankan,” ujar Wakapolres Sleman.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rudy Prabowo menambahkan, para remaja ini adalah anggota geng MGK (Ma’arif Garis Keras). Dan otak dari geng ini adalah R (20) warga Ngestiharjo Kasihan Bantul, yang juga alumni dari sekolah mereka. Dari pemeriksaan chat whatsapp, malam itu R memerintahkan anggotanya untuk berkumpul.

“R berujar jika ada anggota gengnya yang diserang kelompok lain. R pun menyuruh kepada para juniornya untuk melakukan pembalasan. Namun faktanya, komplotan ini menyerang orang yang tak bersalah. Selain mengamankan ke-11 pelaku kami juga mengamankan barang bukti berupa 1 celurit dan 1 pedang,” kata AKP Rudy.

Dari hasil pemeriksaan, pentolan geng MGK ini adalah tersangka R. Waktu kejadian pembacokan, R berperan sebagi eksekutor. Usai melakukan pembacokan di Bantul, komplotan ini lantas kabur ke wilayah Sleman.  (Dol)

 

 


share on: